
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim
Sinarmalut.com, Tidore - Asap karhutla masih menyelimuti langit Tidore, bahkan mengganggu aktivitas masyarakat, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pemeriksaan kualitas udara melibatkan seluruh Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026) mengatakan, pemeriksaan kualitas udara dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan melibatkan seluruh puskesmas mulai tanggal 12 hingga 14 Oktober 2026.
"Pengukuran kualitas udara menggunakan sunkit mini particle counter CEM DT-96, dan hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara PM2.5 dan PM10 telah melebihi nilai ambang batas, kondisi ini berpotensi meningkatkan gangguan kesehatan," ungkapnya.
Saiful mengatakan, standar mutu kesehatan lingkungan menurut Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 nilai PM2.5 maksimal 25µg/m³ dan nilai PM10 maksimal 70µg/m³, namun hasil pemeriksaan rata-rata kualitas udara melebihi nilai ambang batas.
"Pemeriksaan udara ini sebagai langkah mengantisipasi, karena tentunya kondisi ini akan mempengaruhi kesehatan, terutama iritasi dan gangguan saluran pernapasan. Maka diperlukan pemantauan, identifikasi sumber pencemar serta komunikasi resiko kepada masyarakat," imbuhnya.
Lebih lanjut Saiful mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan udara yang dilakukan pada beberapa titik tempat umum di setiap Kecamatan diantaranya, Pelabuhan, Pasar, Sekolah, Kantor, hingga Lingkungan seperti taman, paling banyak ditemukan berstatus Tidak Sehat.
"Olehnya itu, Masyarakat Kota Tidore Kepulauan diwajibkan memakai masker di semua fasilitas umum, layanan publik dan pendidikan. Meskipun sekolah sudah diliburkan, tetapi aktivitas masyarakat di luar rumah, untuk sementara wajib menggunakan masker," jelas Saiful.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore, Saiful Salim juga telah menginstruksikan semua Puskesmas untuk menyiapkan logistik obat dan oksigen, sehingga saat ini semua Puskesmas telah menyediakan obat dan oksigen untuk melayani Masyarakat yang terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat dari dampak udara yang tidak sehat.
Adapun beberapa tempat pelayanan publik yang kualitas udaranya berstatus TIDAK SEHAT diantaranya; Pelabuhan Rum, UPT Puskesmas Ome, MAN 2 Tidore, Mesjid Al Furqan Kel.Ome, UPT Puskesmas Tomalou, MAN 1 Tidore, SPN Polda Malut, SDN Gurabunga, Kantor Lurah Gurabunga, Lapangan Taman Siswa.
Kualitas Udara masih dengan status TIDAK SEHAT; Pelabuhan Speedboat Sofifi, SDN MIS Balbar, Jalan Raya KM 40 Sofifi, UPT Puskesmas Galala, UPT Puskesmas Akelamo, SMP Negeri 8 Tidore, Pelabuhan Loleo part Terminal, SDN Akelamo, Pelabuhan Gita, UPT Puskesmas Talagamori, SMP Negeri 13 Tidore, Pasar Tului, Pustu Trans, UPT Puskesmas Lifofa dan SMA Negeri 7 Kota Tidore Kepulauan.
Pada pemeriksaan ini, ditemukan juga kualitas udara dengan status SANGAT TIDAK SEHAT berada di 2 titik yaitu; UPT Puskesmas Rum Balibunga dan SMP Negeri 7 Kota Tidore Kepulauan. Sementara, UPT Puskesmas Soasio, Pasar Rakyat Gosalaha dan Pelabuhan Sarimalaha kualitas udara berada di status SEDANG. *