Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Kawasan Pelabuhan Taman Kota Morotai Akan Ditata Ulang, Aktivitas Penyeberangan Dipusatkan di Waterfront City 2

Tuesday, 29 September 2026 | 09:28 WIB Last Updated 2026-09-29T00:28:13Z


Sinarmalut.com,
Tidore — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai akan menata ulang kawasan pelabuhan di Taman Kota Daruba dengan memusatkan aktivitas penyeberangan antarpulau di Dermaga Waterfront City 2.


Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan penataan ini dilakukan untuk mengoptimalkan fasilitas yang telah dibangun pemerintah sekaligus menjadikan Waterfront City 2 sebagai pusat aktivitas transportasi laut.


Rute penyeberangan Morotai–Tobelo yang selama ini berlangsung di Pelabuhan Daruba akan dipindahkan ke Waterfront City 2. Demikian pula aktivitas penyeberangan masyarakat menuju Kolorai, Galo-Galo dan Ngele-Ngele yang saat ini menggunakan Dermaga Taman Kota.


Umar Ali mengatakan, Dermaga Waterfront City 2 saat ini telah selesai dibangun, sementara terminal penumpang masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung tahun ini.


"Untuk dermaganya sudah selesai dibangun, yang masih dalam proses penyelesaian adalah terminal penumpang. Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI dan setelah pembangunannya rampung, fasilitas tersebut Akan di kelola oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai," ujar Umar Ali, Selasa, (29/09/2026).


Dermaga Waterfront City 2 dibangun oleh Kementerian Perhubungan dan pada 2025 telah ditinjau Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.


Menurut Umar Ali, kawasan tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Kampung Nelayan Desa Daruba, pasar higienis dan pelabuhan perikanan terapung yang akan di fungsikan.


Integrasi ini diharapkan membentuk kawasan baru yang mendukung aktivitas transportasi sekaligus perekonomian masyarakat.


"Selain itu kawasan ini juga nanti terpadu dengan Kampung Nelayan Desa Daruba, pasar higienis dan pelabuhan ikan. Pelabuhan perikanan terapung juga akan di fungsikan. Dengan demikian kawasan ini akan benar-benar menjadi kawasan pertumbuhan baru," jelasnya.


Terkait Dermaga Taman Kota, Umar Ali mengatakan kondisinya saat ini sulit untuk direhabilitasi secara biasa karena lantai dermaga kerap terdampak gelombang saat air pasang.


Jika tetap dipertahankan, rehabilitasi harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk meninggikan struktur dermaga atau membangun kembali dengan konstruksi baru.


Menurutnya, pembangunan kembali Dermaga Taman Kota juga kurang efektif karena berada dalam kawasan yang sama dengan Waterfront City 2 dan pelabuhan perikanan terapung.


"Kalau kita bangun baru lagi, nanti ada tiga dermaga dalam satu kawasan. Dermaga Taman Kota, Dermaga Waterfront City 2 dan pelabuhan terapung nelayan, Ini kan mubazir," ujarnya.


"Jadi kita fokus memanfaatkan yang sudah dibangun oleh Kementerian Perhubungan, yaitu dermaga penumpang Waterfront City 2 dan dermaga nelayan terapung di pasar higienis Daruba," ungkapnya.


Penataan tersebut diharapkan membuat berbagai fasilitas yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan saling terintegrasi, sehingga kawasan pesisir Daruba berkembang sebagai pusat aktivitas transportasi laut, perikanan dan ekonomi masyarakat. *


  • Kawasan Pelabuhan Taman Kota Morotai Akan Ditata Ulang, Aktivitas Penyeberangan Dipusatkan di Waterfront City 2
  • 0

Terkini