
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim
Sinarmalut.com, Tidore - Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara, menginstruksikan seluruh kepala puskesmas di wilayah tersebut untuk melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi risiko peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Instruksi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim, Senin (12/10/2026), menyusul kondisi udara pada pagi hari yang dilaporkan mengalami penurunan jarak pandang akibat asap karhutla.
Saiful meminta seluruh kepala puskesmas segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan mengoptimalkan upaya pencegahan dan pemantauan dampak asap terhadap kesehatan masyarakat.
"Kepada Kepala Puskesmas, melihat kondisi udara pagi ini dari jarak pandang sudah terbatas efek dari Karhutla, berisiko peningkatan kasus ISPA," ujar Saiful.
Untuk mengantisipasi dampak tersebut, Dinas Kesehatan menginstruksikan puskesmas melakukan empat langkah mitigasi.
Pertama, menyiapkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Kedua, meningkatkan promosi kesehatan dan sosialisasi mengenai dampak karhutla terhadap kesehatan serta langkah-langkah pencegahannya.
Ketiga, petugas kesehatan lingkungan di masing-masing puskesmas diminta melakukan pengujian kualitas udara. Keempat, petugas surveilans puskesmas diinstruksikan memantau tren kasus ISPA setiap hari.
Pemantauan harian tersebut diharapkan dapat membantu petugas kesehatan mengidentifikasi perkembangan kasus ISPA sehingga langkah penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan meminta seluruh kepala puskesmas segera menindaklanjuti instruksi tersebut sebagai upaya mengantisipasi risiko gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap karhutla. *