Sinarmalut.com, Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada awal Mei 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan menyasar dua kelurahan di Kecamatan Tidore Utara, yakni Rum dan Rum Balibunga, Senin (4/5/2026). Kegiatan dipusatkan di kantor kelurahan masing-masing dan dihadiri langsung oleh Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar.
Di tengah upaya pemulihan pasca bencana, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, gula, dan minyak kelapa. Sebanyak 767 warga tercatat sebagai penerima manfaat dalam tahap distribusi kali ini.
Muhammad Abubakar menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak. Ia menyebutkan, sebelumnya distribusi serupa juga telah dilakukan di sejumlah kelurahan dan desa lain di wilayah Kota Tidore Kepulauan.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi,” ujarnya.
Tak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, BPBD juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi kebencanaan, warga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi serta respons cepat saat terjadi situasi darurat.
Menurut Abubakar, upaya ini penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Langkah terpadu antara penyaluran bantuan dan edukasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus membangun ketahanan masyarakat di wilayah rawan bencana seperti Tidore Kepulauan.
“Sosialisasi ini merupakan upaya agar masyarakat lebih tanggap dalam menghadapi potensi bencana,” tutur Muhammad Abubakar. *
