Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Sambut Morotai Festival 2026, Pemdes di 88 Desa Siapkan Stand Promosi Potensi Lokal

Thursday, 15 October 2026 | 18:34 WIB Last Updated 2026-10-15T09:34:25Z

Pemerintah Desa buat stand sambut Morotai Festival 2026

Sinarmalut.com,
Morotai — Pemerintah Desa (Pemdes) di 88 desa se-Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mulai mendirikan stand untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Morotai Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober mendatang.


Stand tersebut disiapkan sebagai sarana promosi berbagai potensi unggulan desa, mulai dari sektor pariwisata, kebudayaan, kuliner khas daerah, hingga produk lokal yang dapat diperkenalkan kepada para pengunjung selama festival berlangsung.


Berdasarkan pantauan media ini, Kamis (15/10/2026), sejumlah stand desa mulai terpasang di lokasi Morotai Festival, tepatnya di kawasan Pasar (CBD), Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan.


Pendirian stand ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung penyelenggaraan Morotai Festival 2026 sekaligus memperkenalkan kearifan lokal dan potensi yang dimiliki masing-masing desa.


Kepala Desa Muhajirin, Muhammad Aridh Pua, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pendirian stand tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah desa untuk menyukseskan kegiatan tersebut.


"Kami mendirikan stand ini sebagai bagian dari dukungan untuk menyukseskan Morotai Festival 2026," ujar Muhammad Aridh Pua.


Ia menegaskan, pelaksanaan Morotai Festival perlu terus didukung karena dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Hal senada disampaikan Kepala Desa Gotalamo, Sibli Tanimbar. Ia menilai Morotai Festival merupakan kegiatan penting yang harus didukung bersama karena menjadi wadah untuk mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas.


Menurutnya, Morotai Festival telah masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN), yakni program Kementerian Pariwisata yang bertujuan mempromosikan berbagai kegiatan unggulan pariwisata di Indonesia.


"Olehnya itu, sebagai pemerintah desa, kami tetap memberikan dukungan untuk menyukseskan event tersebut," ungkap Sibli.


Ia menambahkan, dukungan terhadap pelaksanaan festival tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran, tetapi juga dari manfaatnya dalam memperkenalkan Kabupaten Pulau Morotai hingga ke tingkat nasional maupun internasional.


"Bagi saya, anggaran bukan menjadi ukuran. Yang terpenting, Morotai dapat dikenal di mata dunia karena event ini juga merupakan bagian dari promosi daerah. Selain itu, kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pelaku UMKM di Bumi Moro," jelasnya.


Selain pendirian stand desa, di lokasi festival juga mulai dilakukan pemasangan wahana permainan anak-anak. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai sarana hiburan bagi para pengunjung, terutama anak-anak dan remaja yang datang meramaikan kegiatan tersebut.


Berbagai persiapan ini dilakukan untuk menyambut pelaksanaan Morotai Festival 2026 yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober mendatang.


Melalui stand yang didirikan, setiap desa diharapkan dapat menampilkan ciri khas, budaya, kuliner, serta berbagai potensi unggulan yang dimiliki. Dengan demikian, Morotai Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana promosi pariwisata, pelestarian budaya lokal, dan penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai. *

  • Sambut Morotai Festival 2026, Pemdes di 88 Desa Siapkan Stand Promosi Potensi Lokal
  • 0

Terkini