Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Dorong Kualitas Pendidikan, SDN 18 Pulau Morotai Gelar Kolaborasi Penyusunan Perangkat Pembelajaran

Thursday, 9 April 2026 | 17:47 WIB Last Updated 2026-04-09T12:28:06Z


Sinarmalut.com,
Morotai - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terus bergerak dari ruang-ruang kelas. Di Kabupaten Pulau Morotai, langkah itu tampak nyata melalui inisiatif para guru yang tak lagi bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi menyusun strategi pembelajaran.



Sekolah Dasar Negeri 18 Pulau Morotai, Kecamatan Morotai Selatan Barat, menggelar diskusi kolaborasi pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan komunitas belajar guru yang melibatkan KKG hingga MGMP dalam lingkup sekolah.



Selama dua hari, ruang kelas berubah menjadi forum ide. Para guru berbagi pengalaman, menyusun perangkat ajar, sekaligus mengevaluasi metode pembelajaran yang selama ini diterapkan. Tujuannya jelas: menghadirkan proses belajar yang lebih efektif, terarah, dan berpusat pada siswa.



Pengawas Sekolah Kecamatan Morotai Selatan Barat, Darmawati Kadir, menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mendesak di tengah dinamika pendidikan saat ini.



Menurutnya, modul pembelajaran yang disusun secara kolaboratif berfungsi sebagai “peta jalan” bagi guru dalam mengelola kelas. Dengan modul yang terstruktur, guru memiliki arah yang jelas—mulai dari materi, metode, hingga evaluasi pembelajaran.



“Ketika guru masuk kelas, mereka sudah tahu apa yang diajarkan dan hasil apa yang ingin dicapai. Ini membuat proses belajar lebih terukur dan efektif,” ujarnya.



Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pendekatan ini juga memberi ruang bagi guru untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Artinya, kelas tidak lagi berjalan dengan pola yang seragam, melainkan adaptif terhadap karakter dan kemampuan peserta didik.



Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Surahman R yang memberikan penguatan terkait inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Kehadirannya menambah perspektif baru bagi para guru dalam merancang metode ajar yang lebih kreatif.



Kepala SD Negeri 18 Pulau Morotai, Nuryati Lesang, menyebut kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan yang menjadi fondasi peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya.



Menurutnya, kolaborasi guru tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pengajaran, tetapi juga pada hasil belajar siswa secara keseluruhan.



“Harapannya, guru bisa lebih kreatif, mampu bekerja sama, dan langsung menerapkan hasil diskusi ini dalam proses belajar mengajar,” kata Nuryati.



Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang tengah menjalani praktik pengalaman lapangan (PPL). Bagi mereka, forum ini menjadi ruang belajar langsung tentang bagaimana teori pendidikan diterapkan dalam situasi nyata di kelas.



Di tengah berbagai tantangan pendidikan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga perubahan kurikulum, pendekatan kolaboratif seperti ini menjadi kunci. Bukan hanya memperkuat kapasitas guru, tetapi juga memastikan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan zaman.



Dari Morotai, sebuah pesan sederhana mengemuka: transformasi pendidikan tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, tetapi dari kemauan untuk duduk bersama, berdiskusi, dan saling belajar. *

  • Dorong Kualitas Pendidikan, SDN 18 Pulau Morotai Gelar Kolaborasi Penyusunan Perangkat Pembelajaran
  • 0

Terkini