Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Jelang Idul Fitri 2026, Harga Telur dan MinyaKita Naik di Tidore, TPID Pastikan Stok Bapok Aman

Tuesday, 10 March 2026 | 22:22 WIB Last Updated 2026-03-10T13:22:23Z


Sinarmalut.com,
Tidore -  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, sejumlah komoditas bahan pokok (Bapok) di Kota Tidore Kepulauan mulai mengalami kenaikan harga. Komoditas yang tercatat mengalami kenaikan yakni telur ayam dan minyak goreng merek MinyaKita.


Kenaikan harga tersebut terungkap saat Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Gosalaha, Selasa (10/3/2026).


Sidak dipimpin Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok bahan pokok menjelang Lebaran.


Taher Husain mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di pasar, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, sementara sebagian besar bahan pokok lainnya masih relatif stabil.


“Untuk komoditas yang sedikit mengalami kenaikan yaitu telur ayam dan minyak kita. Sedangkan komoditas lainnya seperti bawang merah, cabai rawit, daging ayam hingga beras masih stabil,” kata Taher.


Menurutnya, kenaikan harga minyak goreng MinyaKita terjadi pada tingkat distributor. Oleh karena itu, Satgas Pangan akan menelusuri penyebab kenaikan tersebut untuk memastikan apakah memang terjadi perubahan harga dari daerah pemasok.


“Khusus MinyaKita, harga di distributor sedikit lebih tinggi. Ini nanti akan ditelusuri oleh Satgas Pangan dan kita akan kroscek hingga ke Surabaya untuk memastikan apakah memang terjadi kenaikan harga dari sana atau tidak,” ujarnya.


Meski demikian, Taher memastikan kondisi harga bahan pokok menjelang Lebaran tahun ini relatif lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan beberapa komoditas seperti tomat justru mengalami penurunan harga.


“Jika dibandingkan tahun lalu, kondisi menjelang Idul Fitri tahun ini jauh lebih stabil. Bahkan tomat mengalami penurunan harga,” jelasnya.


Selain memastikan stabilitas harga, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan stok bahan pokok di Kota Tidore Kepulauan tetap aman hingga satu bulan ke depan.


Hal ini didukung oleh distribusi logistik melalui program Tol Laut yang saat ini tengah melakukan proses pengiriman barang ke wilayah tersebut.


“Saat ini Tol Laut sementara melakukan loading untuk masuk barang, sehingga dipastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Idul Fitri di Kota Tidore Kepulauan aman dan terkendali,” kata Taher.


Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Rakyat Gosalaha, berikut perkembangan harga sejumlah bahan pokok. Telur ayam Rp 36.000/kg. Cabai rawit Rp 60.000/kg. Tomat  Rp 15.000/kg. Bawang merah Rp 55.000/kg. Bawang putih Rp 50.000/kg. Cabai keriting Rp 45.000/kg. MinyaKita Rp 18.000/liter. Daging ayam Rp 55.000/kg. Daging ayam kampung Rp 130.000/kg. Daging sapi Rp 160.000/kg


Pemerintah daerah bersama Satgas Pangan dan TPID akan terus melakukan pemantauan pasar guna menjaga stabilitas harga dan mencegah lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat menjelang Lebaran. *

  • Jelang Idul Fitri 2026, Harga Telur dan MinyaKita Naik di Tidore, TPID Pastikan Stok Bapok Aman
  • 0

Terkini