Sinarmalut.com, Morotai - Menjadi sarjana bukan semata-mata tentang gelar akademik, tetapi juga tentang karakter, moral, dan kemampuan memberi manfaat bagi sesama. Pesan itu disampaikan Rektor Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai, Ir. Irfan Hi. Abd. Rahman, S.T., M.T., kepada 21 peserta Yudisium Sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Tahun Akademik 2025/2026.
Yudisium tersebut berlangsung di Hotel Mega, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan itu dihadiri para wakil rektor, dekan fakultas, dosen, serta orang tua atau wali peserta yudisium.
Dalam sambutannya, Irfan berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik dan keterampilan ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Menurut dia, kedua hal tersebut harus berjalan beriringan dengan karakter dan moral yang baik.
Karakter, kata dia, menjadi salah satu bekal penting bagi lulusan dalam menghadapi persaingan dan menjalani kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Rektor UNIPAS Morotai itu juga mengingatkan para lulusan agar tidak merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di kampus daerah. Ia meminta mereka tetap percaya diri dan bangga terhadap almamater UNIPAS Morotai.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa latar belakang perguruan tinggi tidak seharusnya menjadi alasan bagi lulusan untuk meragukan kemampuan diri. Sebaliknya, ilmu pengetahuan, keterampilan, dan integritas perlu menjadi bekal untuk menghadapi tantangan setelah menyandang gelar sarjana.
Sementara itu, Dekan FISIP UNIPAS Morotai, Alwasud Lule, S.IP., M.H., menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak semata-mata diukur dari jabatan atau pencapaian yang diraih, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
“Kalau misalnya ke depan kalian tidak menjadi apa-apa, kalian cukup menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga, kehidupan orang lain, dan bangsa ini,” pesannya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa gelar sarjana bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Bagi para lulusan, kemampuan untuk menjaga nilai moral dan memberikan kontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bagian penting dari tanggung jawab setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Melalui yudisium ini, para lulusan FISIP UNIPAS Morotai diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Dengan bekal akademik, karakter, dan moral yang baik, para lulusan diharapkan tidak hanya mampu menghadapi persaingan dunia kerja, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. *
