![]() |
| Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim |
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim mengatakan, puluhan kasus tersebut tersebar di sejumlah kelurahan di wilayah Kota Tidore Kepulauan. Hal itu disampaikan Saiful pada Senin (28/9/2026).
"Terbanyak di Kelurahan Gurabati terdapat 13 orang, Dowora 11, Dokiri 7, Soasio 6, Tomagoba 6, Gamtufkange 4, Afa-afa 3, Tongowai 4, Tuguiha 3, Indonesiana 3, Tuguwaji 2, Tambula 2, Cobodoe 2 Tomalou 2, Mafututu 2, Kalaodi 2, Sirongo Folaraha 1, Folarora 1, Soadara 1, Maregam 1, Jiko Cobo 1, Mareku 1, Kusu, 1, Rum 1, Aketobatu 1, Pasigau 1, Kususinopa, Toloa 1, Goto 1," sebut Saiful.
Berdasarkan data tersebut, Kelurahan Gurabati mencatat jumlah kasus DBD terbanyak, yakni 13 kasus. Selanjutnya, Kelurahan Dowora dengan 11 kasus dan Dokiri dengan tujuh kasus.
Sementara itu, masing-masing enam kasus tercatat di Kelurahan Soasio dan Tomagoba. Kasus lainnya tersebar di sejumlah kelurahan dengan jumlah satu hingga empat kasus.
Saiful mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan telah melakukan penanganan terhadap kasus DBD yang ditemukan.
Ditambahkan Saiful, dalam kasus demam berdarah ini Dinas Kesehatan sudah melakukan penanganan untuk mencegah terjadinya Demam Berdarah.
Pemerintah melalui Dinas Kesehatan juga terus melakukan upaya penanganan sebagai bagian dari pencegahan agar kasus DBD tidak semakin meluas di wilayah Kota Tidore Kepulauan. *
