
Foto ilustrasi
Sinarmalut.com, Tidore - Kasus HIV di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, mencapai 14 kasus sepanjang Januari hingga September 2026. Sebagian besar kasus tersebut tercatat ditangani di RS Tidore.
Data itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (28/9/2026).
Saiful mengatakan, total terdapat 14 kasus HIV yang tercatat selama periode Januari-September 2026.
"Dengan rincian PKM Ome 1 Kasus, PKM Galala 1 Kasus, PKM Tomalou 2 Kasus dan RS Tidore 10 Kasus," ucap Saiful.
Data tersebut menunjukkan RS Tidore menjadi fasilitas kesehatan dengan catatan kasus HIV terbanyak, yakni 10 kasus. Sementara tiga puskesmas lainnya mencatat total empat kasus.
Menurut Saiful, pasien yang telah terdiagnosis HIV diarahkan untuk mendapatkan pengobatan antiretroviral (ARV). Obat tersebut diberikan secara gratis oleh pemerintah melalui fasilitas kesehatan yang telah ditentukan.
"Seluruh pasien terdiagnosis diarahkan untuk mendapatkan akses pengobatan obat antiretroviral (ARV) gratis dari pemerintah yang didistribusikan lewat fasilitas RSUD dan puskesmas setempat," kata Saiful.
Pemberian ARV menjadi bagian dari penanganan pasien HIV untuk membantu menekan perkembangan virus serta menjaga kondisi kesehatan pasien. *