Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Resmi Ditutup, Pembangunan Desa Jadi Warisan untuk Warga Haltim

Thursday, 13 August 2026 | 14:05 WIB Last Updated 2026-08-13T05:05:32Z


Sinarmalut.com,
Maba - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (13/8/2026).


Upacara penutupan dihadiri Bupati Halmahera Timur, Direksi PT Antam, Kasrem 152/Baabullah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Halmahera Timur, perwakilan Kapolres Halmahera Timur, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.


Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arh Hendra Roza, S.I.P., M.Han., bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Danrem 152/Baabullah.


Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1505/Tidore selaku Dansatgas TMMD ke-129 menyampaikan laporan mengenai progres dan capaian pembangunan yang dikerjakan personel Satgas selama kurang lebih satu bulan.


Kasrem 152/Baabullah kemudian membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.


Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para gubernur, bupati, wali kota, serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah mendukung pelaksanaan TMMD, termasuk melalui pengalokasian anggaran APBD.


“Penghargaan yang sama saya sampaikan kepada seluruh personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, instansi terkait, mitra TNI AD, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungannya sehingga seluruh sasaran kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu, aman, tertib, dan lancar,” ujar Kasad dalam amanat yang dibacakan Kasrem.


Kasad menegaskan, TMMD merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pendekatan lintas sektoral. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas dan taraf kesejahteraan masyarakat.


“TMMD merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui pendekatan lintas sektoral. Program ini tetap dipertahankan dari tahun ke tahun, tidak hanya berorientasi pada penyelesaian sasaran pembangunan, tetapi juga diarahkan dalam rangka peningkatan kualitas dan taraf kesejahteraan masyarakat,” katanya.


TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore berlangsung selama kurang lebih satu bulan, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selama pelaksanaan, personel Satgas bersama pemerintah daerah dan masyarakat mengerjakan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang telah diprogramkan.


Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Prajurit TNI bersama warga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.


Hasil pembangunan yang telah diwujudkan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di Kecamatan Wasile Tengah.


Penutupan TMMD juga menjadi momentum untuk memastikan hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Di sisi lain, kegiatan tersebut memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Setelah upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako gratis kepada warga penerima manfaat, pemberian bingkisan kepada anak stunting, serta sunatan massal.


Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI bersama pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pelaksanaan TMMD. *

  • TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Resmi Ditutup, Pembangunan Desa Jadi Warisan untuk Warga Haltim
  • 0

Terkini