
Bupati Morotai Rusli Sibua
Sinarmalut.com, Morotai - Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2031 di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Jumat (14/8/2026).
Musda tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan MUI Provinsi Maluku Utara, pimpinan instansi vertikal, jajaran MUI, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peserta Musda.
Dalam sambutannya, Rusli mengatakan Musda tidak sekadar menjadi forum pemilihan kepengurusan baru. Menurut dia, forum tersebut juga menjadi momentum untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menyusun langkah strategis MUI untuk periode mendatang.
Rusli menilai peran ulama dan tokoh agama sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Peran tersebut, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keagamaan, tetapi juga pembentukan masyarakat yang berakhlak, toleran, peduli, dan menjunjung tinggi persatuan.
“Perbedaan pandangan dalam musyawarah adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai menjadi alasan untuk memecah persatuan. Siapa pun yang mendapat amanah memimpin MUI, mari kita dukung bersama demi kemaslahatan masyarakat Morotai,” ujar Rusli.
Ia berharap kepengurusan MUI Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2031 dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.
Menurut Rusli, sinergi tersebut diperlukan agar MUI dapat terus berkontribusi dalam pembinaan umat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Pulau Morotai.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berharap MUI tetap menjadi mitra strategis dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Morotai.
Musda III MUI Kabupaten Pulau Morotai selanjutnya diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu menjalankan program organisasi secara efektif serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat selama periode 2026–2031. *