Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Reuni Akbar FORSA STEMAN IV, Muhammad Sinen: Guru Mampu Melahirkan Kembali Para Pemimpin

Sunday, 21 June 2026 | 20:15 WIB Last Updated 2026-06-21T11:15:11Z


Sinarmalut.com,
Tidore - Suasana hangat penuh nostalgia dan kekeluargaan mewarnai pembukaan Reuni Akbar ke-4 Forum Alumni STM Ternate (FORSA STEMAN), Sabtu (20/6/2026). Mengusung tema "Menjalin Silaturahmi, Merajut Kisah, dan Membangun Sinergi", kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan lintas generasi alumni yang kembali ke almamater dengan semangat berbagi dan berkontribusi.


Momentum reuni tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen yang juga menjabat sebagai Ketua FORSA STEMAN. Kehadirannya dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Musholla At Tarbiyah di lingkungan SMK Negeri 2 Ternate bersama Wakil Bupati Halmahera Barat, Jufri Muhammad.


Dalam sambutannya, Muhammad Sinen mengajak seluruh alumni untuk tidak melupakan jasa para guru yang telah menjadi fondasi perjalanan hidup mereka. Menurutnya, peran guru jauh melampaui profesi biasa karena dari tangan merekalah lahir generasi penerus bangsa.


Untuk menggambarkan pentingnya seorang pendidik, ia mengutip kisah Kaisar Hirohito setelah tragedi bom atom Hiroshima dan Nagasaki.


"Kaisar Jepang tidak pernah bertanya berapa jenderal yang tersisa, melainkan bertanya berapa guru yang tersisa. Artinya, jika jenderal lenyap, guru dipastikan masih bisa melahirkan jenderal-jenderal baru," ujar Muhammad Sinen yang akrab disapa Ayah Erik.


Ia menegaskan bahwa reuni bukan sekadar ajang temu kangen atau perayaan nostalgia, tetapi juga wadah memperkuat solidaritas sekaligus membangun kontribusi nyata bagi sekolah dan masyarakat.


Muhammad Sinen juga menyoroti perubahan citra STM Ternate yang selama ini kerap mendapat stigma negatif. Menurutnya, para alumni telah membuktikan bahwa lulusan STM mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang.


"Kita mampu menunjukkan kepada publik bahwa STM Ternate tidak hanya identik dengan kenakalan remaja. Kita mampu bersaing dengan sekolah lain di Maluku Utara dan melahirkan banyak orang hebat," katanya.


Semangat yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Halmahera Barat, Jufri Muhammad, alumnus angkatan 1993. Di hadapan ratusan alumni, ia membagikan perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan.


Jufri mengaku berasal dari keluarga sederhana dan harus menjalani kehidupan sebagai yatim piatu setelah menyelesaikan pendidikan di STM Ternate. Namun, tempaan disiplin dan pengalaman selama bersekolah menjadi bekal penting yang membentuk karakter serta mental juangnya.


"Di sekolah inilah karakter kita digembleng menjadi seorang petarung. Saya yang biasa-biasa saja bisa mencapai posisi saat ini, mulai dari Kepala Desa, Anggota DPR tiga periode hingga menjadi Wakil Bupati dua periode," ungkapnya.


Ia juga menyebut Muhammad Sinen sebagai salah satu sosok yang memberikan motivasi dalam perjalanan hidupnya.


Suasana semakin cair ketika Jufri mengenang masa-masa sekolah yang penuh kenakalan remaja. Salah satu cerita yang mengundang tawa para alumni adalah kebiasaannya melompati pagar sekolah saat terlambat masuk kelas.


Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kesuksesan seringkali berawal dari cerita-cerita sederhana yang kini menjadi kenangan berharga.


Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Reuni Akbar FORSA STEMAN, Faizal M. Alkatiri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, serta para guru yang masih aktif maupun yang telah purna tugas.


Menurut Faizal, sekolah bukan hanya tempat belajar, melainkan ruang yang membentuk karakter, perjuangan, dan persahabatan yang terus bertahan hingga puluhan tahun.


"Reuni ini bukan sekadar ajang pamer pencapaian kesuksesan, melainkan tonggak untuk memperkokoh silaturahmi dan membangun jejaring antar lintas angkatan. Persahabatan sejati tidak diukur dari seberapa sering kita bertemu, melainkan dari bagaimana kita saling mengingat satu sama lain," ujarnya.


Reuni Akbar FORSA STEMAN IV tidak berhenti pada seremoni pembukaan. Panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan yang akan berlangsung hingga pekan depan, mulai dari jalan sehat, lomba domino, talkshow inspiratif alumni hingga acara penutupan.


Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa ikatan alumni tidak hanya hidup dalam kenangan, tetapi juga diwujudkan melalui kolaborasi dan kontribusi nyata bagi almamater.


Lebih dari sekadar pertemuan tahunan, Reuni Akbar FORSA STEMAN IV menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga silaturahmi, menghormati jasa guru, serta membangun sinergi lintas generasi demi kemajuan sekolah, daerah, dan masyarakat.


Para alumni datang membawa cerita masa lalu, namun pulang dengan semangat baru sebagai satu keluarga besar yang siap memberi manfaat lebih luas bagi Maluku Utara. *

  • Reuni Akbar FORSA STEMAN IV, Muhammad Sinen: Guru Mampu Melahirkan Kembali Para Pemimpin
  • 0

Terkini