Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Kejari dan Pemkot Tikep Bersinergi Cetak Generasi Muda Taat Hukum

Wednesday, 10 June 2026 | 21:07 WIB Last Updated 2026-06-10T12:07:27Z


Sinarmalut.com,
Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) bersama Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan terus memperkuat upaya membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui Sosialisasi Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMP/MTs se-Kota Tidore Kepulauan yang digelar di Aula Handayani Dinas Pendidikan, Rabu (10/6/2026).


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, yang mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan.


Dalam sambutannya, Ismail menegaskan bahwa hukum merupakan fondasi utama dalam menjaga ketertiban, keadilan, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut dia, semangat menjunjung tinggi hukum telah menjadi bagian dari nilai budaya masyarakat Tidore yang diwariskan para leluhur.


Ismail menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Duta Pelajar Sadar Hukum yang dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta tanggung jawab sebagai warga negara.


“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan untuk membentuk karakter pelajar yang memiliki pemahaman hukum yang baik,” kata Ismail.


Ia menekankan bahwa kesadaran hukum harus ditanamkan sejak dini karena tidak tumbuh dengan sendirinya. Generasi muda, lanjutnya, merupakan penerus pembangunan daerah yang kelak akan menentukan masa depan Kota Tidore Kepulauan.


Menurut Ismail, pelajar yang terpilih sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum nantinya diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


“Duta Pelajar Sadar Hukum bukan sekadar gelar. Mereka adalah teladan bagi teman-teman sebaya, penyebar informasi, sekaligus pengingat bahwa hukum hadir untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi peran kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik yang selama ini berkontribusi dalam membina karakter peserta didik. Pemerintah berharap pendidikan dan pembinaan kesadaran hukum dapat terus diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran maupun aktivitas ekstrakurikuler di sekolah.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan yang diwakili Kepala Seksi Intelijen, Didi Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan dalam membangun generasi muda yang berintegritas.


Menurut Didi, sekolah memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, moral, dan integritas siswa.


“Berbagai tantangan moral dan hukum yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk membangun kesadaran hukum sejak dini,” kata Didi.


Ia menegaskan bahwa penegakan hukum semata tidak cukup untuk mengatasi berbagai persoalan yang melibatkan generasi muda. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam memberikan edukasi hukum kepada pelajar.


Didi menambahkan, tujuan utama program tersebut adalah meningkatkan jumlah pelajar yang sadar dan taat hukum secara signifikan di Kota Tidore Kepulauan.


Sosialisasi itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, serta para kepala sekolah dan pendamping SMP/MTs se-Kota Tidore Kepulauan. *

  • Kejari dan Pemkot Tikep Bersinergi Cetak Generasi Muda Taat Hukum
  • 0

Terkini