
Koordinator MBG Kota Tidore Kepulauan, Aprillia Chairunnisah
Sinarmalut.com, Tidore - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) terus diperluas. Hingga awal Agustus 2026, sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Koordinator MBG Kota Tidore Kepulauan, Aprillia Chairunnisah, mengatakan sebagian besar SPPG telah siap beroperasi, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap penyelesaian administrasi maupun penyesuaian teknis sebelum memberikan pelayanan secara penuh.
"Dari total 11 SPPG yang telah dibangun di Kota Tidore Kepulauan, lima di antaranya sudah aktif beroperasi," kata Aprillia, Selasa (4/8/2026).
Lima SPPG yang telah melayani masyarakat berada di Kelurahan Doyado, Goto, Tuguwaji, Gurabati, dan Mareku.
Sementara itu, SPPG di Kelurahan Guraping untuk sementara menghentikan operasional karena masih menjalani renovasi bangunan.
Adapun dua SPPG yang berada di wilayah terpencil, yakni Kelurahan Talaga Puncak dan Maitara Tengah, hingga kini masih menunggu arahan terkait pelaksanaan operasional.
Selain itu, terdapat tiga SPPG yang belum mulai beroperasi karena masih menghadapi kendala administratif dan pendanaan.
Menurut Aprillia, SPPG Ome dan SPPG Aketobololo masih menunggu proses pencairan dana, sedangkan SPPG Wama belum dapat beroperasi akibat kendala pada akun Virtual Account (VA) yang digunakan dalam proses administrasi.
"SPPG Ome masih menunggu pencairan dana, begitu juga SPPG Aketobololo. Sementara SPPG Wama masih terkendala pada akun VA. Kami sedang menunggu penyelesaian masalah tersebut secepat mungkin," ujarnya.
Ia optimistis berbagai hambatan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga seluruh SPPG di Kota Tidore Kepulauan dapat beroperasi secara bertahap dalam waktu dekat.
"Kami berharap solusi atas kendala yang ada dapat segera diperoleh sehingga dalam minggu ini operasional SPPG yang masih tertunda dapat kembali berjalan," pungkasnya. *