Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Ritual Sakral dan Parade Laut Warnai HJT Tidore 2026, Wisatawan Diprediksi Meningkat

Saturday, 4 April 2026 | 20:13 WIB Last Updated 2026-04-04T11:13:05Z

Prosesi adat Kota Tupa dan Dawaro Munara dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ke Kedaton Kesultanan Tidore  

Sinarmalut.com,
Tidore - Kota Tidore Kepulauan kembali bersiap menyambut momentum budaya terbesar tahun ini: Hari Jadi Tidore (HJT) ke-918 yang diperingati setiap 12 April. Mengusung tema “Merawat Tradisi, Mempertegas Jati Diri Bangsa Maritim,” perayaan tahun 2026 tak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga panggung strategis untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.



Sejak awal April, denyut persiapan mulai terasa melalui rangkaian ritual adat yang sarat makna. Prosesi Kota Tupa dan Dawaro Munara menjadi pembuka, menandai komunikasi simbolik antara pemerintah daerah dan Kesultanan sebagai penjaga nilai-nilai tradisi.



Tahun ini, terdapat penyesuaian dalam prosesi adat. Jika sebelumnya Tupa diantar melalui perantara Gimalaha, kini langsung dibawa ke Kedaton Kesultanan Tidore. Perubahan ini bukan sekadar teknis, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai sakral sekaligus memperkaya pengalaman budaya bagi masyarakat dan wisatawan.



Setelah prosesi di Kedaton, perjalanan Tupa berlanjut ke Kananga Mabopo, sebelum disemayamkan di rumah adat Gimalaha Tomayou di Kelurahan Gamtufkange. Rangkaian ini kemudian terhubung dengan rumah-rumah adat milik lima marga di sejumlah wilayah, menciptakan jalur budaya yang berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis komunitas.



Tak kalah menarik, ritual Ake Dango atau Air Bambu juga mengalami penyesuaian alur. Kini, prosesnya melibatkan lebih banyak titik budaya, memperluas keterlibatan masyarakat sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih luas bagi pengunjung yang ingin menyaksikan langsung tradisi hidup masyarakat Tidore.



Puncak daya tarik wisata bahari akan terlihat dalam ritual Lufu Kie pada 9 April 2026. Parade armada laut Kesultanan ini akan menghadirkan 23 armada, terdiri dari Juaanga, Kagunga milik Sultan Tidore, serta speedboat pendukung. Iring-iringan ini bukan hanya simbol kejayaan maritim masa lalu, tetapi juga atraksi visual yang kuat untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.



Laut Tidore akan berubah menjadi panggung budaya memadukan sejarah, estetika, dan semangat kolektif masyarakat pesisir.



Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pengajian Ratib Hadad di Kedaton pada 10 April, menghadirkan nuansa religius yang memperkaya dimensi spiritual perayaan. Seluruh prosesi ini akan bermuara pada upacara puncak HJT ke-918 pada 12 April 2026.



Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, menegaskan bahwa HJT bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, perayaan ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.



“Momentum ini bukan hanya merawat tradisi, tetapi juga membuka peluang bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk berkembang,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).



Meski beberapa agenda seperti pameran dan Dama Nyili-Nyili harus ditunda akibat efisiensi anggaran, esensi perayaan tetap terjaga. Bahkan, fokus pada kegiatan inti justru dinilai mampu menghadirkan pengalaman yang lebih otentik bagi pengunjung.



Kehadiran tamu-tamu penting, mulai dari kepala daerah hingga perwakilan kesultanan di Maluku Utara, turut memperkuat posisi Tidore sebagai simpul budaya dan sejarah di kawasan timur Indonesia.



Bagi pelaku UMKM, momen ini menjadi peluang emas. Lonjakan kunjungan wisatawan diperkirakan akan berdampak langsung pada sektor kuliner, kerajinan, hingga jasa transportasi lokal.



Dengan perpaduan antara tradisi, spiritualitas, dan pesona bahari, HJT ke-918 bukan hanya perayaan usia kota, melainkan etalase hidup yang menegaskan Tidore sebagai destinasi wisata budaya dan maritim yang layak diperhitungkan di tingkat nasional. *


  • Ritual Sakral dan Parade Laut Warnai HJT Tidore 2026, Wisatawan Diprediksi Meningkat
  • 0

Terkini