Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Pemkot Tikep Minta Kedubes Spanyol Tindak Lanjuti Kerjasama yang Telah Disepakati

Wednesday, 4 February 2026 | 20:10 WIB Last Updated 2026-02-04T11:10:31Z

Kepala Disbudpar Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad

Sinarmalut.com,
Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mendesak Kedutaan Besar (Kedubes) Spanyol untuk segera menindaklanjuti komitmen kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan yang telah disepakati sejak beberapa tahun lalu.


Kepala Disbudpar Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, menyampaikan kekecewaannya atas belum adanya progres nyata dari pihak Kedubes Spanyol, meskipun komunikasi dan pertemuan resmi telah dilakukan berulang kali.


Kerja sama tersebut bermula pada pertemuan Global Network of Magellan Cities (GNMC) yang diselenggarakan di Tidore pada 17 Juli 2019. Selanjutnya, pada tahun 2025, Disbudpar Kota Tidore kembali mendapat undangan resmi dari Duta Besar Spanyol untuk membahas tindak lanjut kerja sama tersebut dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Duta Besar Spanyol di Jakarta.


“Dalam pertemuan itu, kami sudah menyampaikan dan menyiapkan seluruh instrumen pendukung kerja sama, termasuk usulan program pengembangan situs sejarah peninggalan Spanyol di Tidore, seperti Benteng Tahula dan Benteng Tore di Kelurahan Soasio,” ujar Daud Muhammad saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).


Ia menjelaskan, pertemuan strategis tersebut juga dihadiri oleh perwakilan perbankan Spanyol serta anggota Kamar Dagang dan Industri (KADIN), yang seharusnya menjadi sinyal positif bagi realisasi kerja sama bilateral di tingkat daerah.


Namun demikian, hingga kini belum terdapat tindak lanjut konkret dari pihak Kedubes Spanyol. Padahal, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah menunjukkan komitmen serius dengan menjaga dan merawat situs-situs sejarah peninggalan Spanyol secara mandiri.


“Kami telah menyiapkan lahan dengan status clear and clean, serta terus menjaga dan merawat benteng-benteng peninggalan Spanyol hingga hari ini sebagai bentuk keseriusan kami untuk bekerja sama,” tegas Daud.


Menurutnya, ketidakjelasan realisasi kerja sama tersebut berpotensi menghambat peluang investasi dan pengembangan pariwisata berbasis sejarah jalur rempah, yang seharusnya dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Spanyol.


Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dapat mengambil peran untuk mendorong Kedubes Spanyol agar lebih serius dalam merealisasikan kerja sama yang telah disepakati.


“Sejak saya menjabat sebagai Kepala Disbudpar, Kedubes Spanyol sudah dua kali berkunjung ke Tidore, namun belum ada satupun kerja sama yang direalisasikan. Kami berharap  ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata pembangunan daerah,” tandasnya. *

  • Pemkot Tikep Minta Kedubes Spanyol Tindak Lanjuti Kerjasama yang Telah Disepakati
  • 0

Terkini