Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates


Iklan Beranda

Dapat Bantuan Sumur Bor Tahun 2026, Pemkab Morotai Siapkan 10 Titik Lokasi

Thursday, 8 January 2026 | 22:00 WIB Last Updated 2026-01-08T15:14:16Z


Sinarmalut.com,
Morotai – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyiapkan 10 titik lahan pertanian untuk pembangunan sumur bor pada tahun 2026. Bantuan tersebut bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS) dan difokuskan pada lahan hortikultura dan sawah yang tidak terjangkau jaringan irigasi.


Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, Tamhid Bilo, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pihaknya tidak menganggarkan pembangunan sumur bor maupun jalan tani. Hal itu disebabkan karena kedua program tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak tersedia akibat efisiensi anggaran pemerintah daerah.


“Pada tahun 2025, pembangunan sumur bor dan jalan tani kosong karena sumber anggarannya dari DAK. Namun demikian, kami tetap melakukan koordinasi dengan BWS dan Dinas Pertanian Provinsi,” ujar Tamhid, Kamis (08/01/2026).


Ia menjelaskan, Dinas Pertanian Provinsi memiliki program pembangunan jalan tani, sementara BWS menyediakan program pembangunan sumur bor untuk mendukung sektor pertanian. Melalui koordinasi tersebut, Kabupaten Pulau Morotai mendapatkan alokasi pembangunan 10 titik sumur bor pada tahun 2026.


“Untuk tahun 2026 ini, sudah ditetapkan 10 titik pembangunan sumur bor dari BWS. Harapan kami, seluruhnya dapat direalisasikan tahun ini,” katanya.


Menurut Tamhid, pembangunan sumur bor tersebut akan difokuskan pada lahan pertanian dengan skala luas, terutama sawah tadah hujan dan lahan hortikultura yang tidak dapat dialiri irigasi. Salah satu lokasi prioritas berada di wilayah Tanjung Pinang yang memiliki sekitar 7 hektare lahan hortikultura aktif.


“BWS mensyaratkan lahan yang diusulkan harus memiliki luasan yang memadai dan sudah terdapat tanaman hortikultura. Di Tanjung Pinang, lahan tersebut sudah memenuhi syarat karena tanamannya sudah ada,” jelasnya.


Selain itu, ia juga membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki lahan hortikultura minimal 5 hektare dan sudah ditanami untuk melapor ke Dinas Pertanian. Usulan tersebut akan diteruskan ke BWS untuk program pembangunan sumur bor tahun berikutnya.


“Untuk usulan baru, Insya Allah bisa direalisasikan pada tahun 2027, karena untuk tahun 2026 ini semua titik sudah final,” tambahnya.


Adapun 10 titik pembangunan sumur bor tahun 2026 tersebar di Desa Cucumare, Desa Aha, Desa Sabatai, Desa Tanjung Pinang, dan Desa Rahmat, yang seluruhnya memiliki potensi lahan hortikultura dan pertanian dalam skala cukup besar.


Pemerintah daerah berharap pembangunan sumur bor ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Pulau Morotai. *

  • Dapat Bantuan Sumur Bor Tahun 2026, Pemkab Morotai Siapkan 10 Titik Lokasi
  • 0

Terkini