Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Pemkot Tidore Pastikan Cadangan Pangan 8,6 Ton untuk Hadapi Krisis dan Bencana

Thursday, 1 October 2026 | 13:30 WIB Last Updated 2026-10-01T04:30:33Z

Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tidore Kepulauan Taher Husain saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan CPPD di Ruang Rapat Sekda, Kamis (1/10/2026).

Sinarmalut.com,
Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama ketika terjadi kekurangan pangan, gejolak harga, bencana, maupun kondisi darurat.


Saat ini, Pemkot Tidore Kepulauan masih memiliki cadangan pangan sebanyak 8,6 ton yang tersimpan di gudang Bulog.


Kepastian tersebut disampaikan Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tidore Kepulauan Taher Husain saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan CPPD di Ruang Rapat Sekda, Kamis (1/10/2026).


Taher mengatakan, ketersediaan cadangan pangan perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah.


“Kami sangat mengharapkan kerjasama dan kolaborasi dari OPD terkait untuk terus bersinergi dalam pelaksanaan ketersediaan pangan bagi kebutuhan masyarakat Kota Tidore tersebut, sehingga penyalurannya dilakukan dengan menyesuaikan kondisi seperti kekurangan pangan, gejolak harga, bencana alam, bencana sosial maupun keadaan darurat, pemerintah Kota Tidore memiliki stok ketahanan pangan tersebut, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” harap Taher.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan Yakub Maradjabessy menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya menyediakan CPPD sebanyak 15 ton pada 2025.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 7,4 ton telah disalurkan, sehingga tersisa sekitar 8,6 ton.


Sisa cadangan tersebut kemudian ditetapkan sebagai CPPD untuk 2026 melalui Peraturan Walikota Tidore Kepulauan Nomor 37 Tahun 2025.


“Sehingga pada Perwali Nomor 37 Tahun 2025 tentang pelaksanaan CPPD dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan Daerah baik itu kekurangan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam, bencana sosial dan keadaan darurat lainnya, maupun bantuan pangan untuk masyarakat rawan pangan atau keperluan lain yang ditetapkan oleh Pemda,” kata Yakub.


Menurut Yakub, stok 8,6 ton tersebut hingga kini masih tersimpan di gudang Bulog.


Pemkot Tidore Kepulauan memastikan penyaluran cadangan pangan tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan kondisi dan kebutuhan daerah.


Cadangan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kerawanan pangan serta menghadapi situasi tertentu, seperti bencana alam, bencana sosial, keadaan darurat, hingga gejolak harga pangan.


Pemkot Tidore juga mendorong koordinasi antar organisasi perangkat daerah agar pengelolaan dan penyaluran cadangan pangan berjalan sesuai ketentuan.


Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Fauzi Robo, Kepala Dinas Sosial Amin Hasan, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Saiful Bahri Ace, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait. *

  • Pemkot Tidore Pastikan Cadangan Pangan 8,6 Ton untuk Hadapi Krisis dan Bencana
  • 0

Terkini