Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Bung Opik Yakin England Punya Peluang Besar Tundukkan Argentina

Tuesday, 14 July 2026 | 21:25 WIB Last Updated 2026-07-14T12:25:39Z

Bung Opik

Sinarmalut.com,
Tidore – Menjelang laga semifinal Piala Dunia antara England dan Argentina, penulis sekaligus pendukung England, Bung Opik, menilai tim berjuluk The Three Lions memiliki peluang lebih besar untuk melaju ke partai final. Menurutnya, England saat ini tampil dengan identitas permainan yang lebih matang, didukung kedalaman skuad, disiplin taktik, serta mental bertanding yang kuat.


Dalam pandangannya, semifinal bukan sekadar mempertemukan dua tim sepak bola, tetapi juga menjadi ajang yang mempertemukan sejarah, mentalitas, dan rivalitas panjang antara dua negara yang telah melahirkan banyak pertandingan penuh gengsi.


Bung Opik menilai England di bawah arahan pelatih Thomas Tuchel mengalami perkembangan signifikan. Tim tersebut dinilai lebih disiplin dalam bertahan, agresif ketika menyerang, serta mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.


Ia menyebut sejumlah pemain kunci seperti Harry Kane, Jude Bellingham, Declan Rice, Bukayo Saka, Anthony Gordon, John Stones, hingga Jordan Pickford sebagai fondasi kekuatan England yang diyakini mampu menghadapi tekanan di laga besar.


Menurutnya, optimisme terhadap England tidak hanya didasarkan pada kualitas individu para pemain, tetapi juga karakter tim yang telah ditunjukkan sepanjang turnamen. England dinilai mampu bertahan ketika bermain dengan 10 orang saat menghadapi Meksiko dan berhasil menyingkirkan Norwegia yang diperkuat Erling Haaland melalui permainan yang disiplin dan efektif.


Bung Opik juga menilai Argentina akan menghadapi tantangan yang lebih berat dibandingkan pada babak-babak sebelumnya. Ia berpendapat jalur yang dilalui Argentina menuju semifinal relatif lebih ringan dibandingkan England.


"England menawarkan intensitas permainan, organisasi taktik, dan kedalaman skuad yang berada pada level berbeda. Karena itu saya menilai semifinal ini akan menjadi ujian terberat Argentina sepanjang turnamen," ujarnya.


Selain aspek teknis, Bung Opik turut menyoroti pentingnya independensi perangkat pertandingan. Ia mengingatkan bahwa polemik yang sempat muncul terkait komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai sanksi terhadap seorang pemain Amerika Serikat telah memunculkan kembali perdebatan mengenai independensi FIFA dalam menegakkan aturan.


Menurutnya, sepak bola akan kehilangan wibawa apabila muncul anggapan bahwa keputusan-keputusan penting dapat dipengaruhi oleh kepentingan di luar lapangan.


Ia juga mengutip harapan pelatih Thomas Tuchel agar FIFA tetap menjaga profesionalisme dan menerapkan Laws of the Game secara adil kepada seluruh peserta tanpa perlakuan khusus bagi negara mana pun.


Bung Opik menegaskan bahwa politik seharusnya tidak ikut memengaruhi jalannya pertandingan sepak bola. Menurutnya, hasil pertandingan harus ditentukan oleh kualitas permainan, kecerdasan taktik, mental bertanding, serta keberanian wasit dalam menegakkan aturan.


Ia mengakui masih terdapat perdebatan di kalangan pengamat dan suporter mengenai sejumlah keputusan wasit dalam laga Argentina melawan Mesir. Meski demikian, ia menegaskan tidak menuduh wasit berpihak kepada Argentina.


"Dugaan bukanlah fakta. Justru karena itu semifinal nanti harus dipimpin dengan standar profesionalisme yang tinggi agar tidak menyisakan ruang bagi kecurigaan," katanya.


Ia menambahkan bahwa teknologi VAR hanya akan efektif apabila digunakan dengan integritas, konsistensi, dan keberanian dalam mengambil keputusan sesuai aturan permainan.


Bung Opik menegaskan England tidak menginginkan perlakuan istimewa. Yang diharapkannya hanyalah pertandingan berlangsung adil bagi kedua tim.


"Jika England kalah karena Argentina bermain lebih baik, saya akan menerimanya sebagai bagian dari sportivitas. Namun jika England menang, saya ingin kemenangan itu lahir dari kualitas permainan, bukan dari keputusan yang akan diperdebatkan bertahun-tahun," ujarnya.


Berdasarkan performa sepanjang turnamen, kedalaman skuad, disiplin taktik, dan pengalaman para pemain, Bung Opik memprediksi England akan mengalahkan Argentina dengan skor 2-1. Ia meyakini Harry Kane dan Jude Bellingham akan menjadi pembeda sekaligus membawa The Three Lions melangkah ke partai final.


Menutup pandangannya, Bung Opik berharap semifinal Piala Dunia benar-benar ditentukan oleh kualitas permainan di atas lapangan, bukan oleh kontroversi keputusan VAR maupun intervensi kepentingan politik.


"Ini adalah England, bukan Mesir. Semoga sejarah kali ini ditentukan oleh kualitas permainan dan keadilan, karena itulah roh sejati sepak bola," tutupnya. *


  • Bung Opik Yakin England Punya Peluang Besar Tundukkan Argentina
  • 0

Terkini