Sinarmalut.com, Morotai - Semangat mengembangkan olahraga otomotif di wilayah terluar Indonesia kembali mendapat angin segar. Grasstrack Jupiter Lanud Leo Wattimena resmi diresmikan di kawasan Taman Wisata Army Dok, Kabupaten Pulau Morotai, Sabtu (6/6/2026).
Peresmian lintasan trail tersebut bukan sekadar menandai hadirnya fasilitas olahraga baru, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya harapan bagi lahirnya generasi atlet otomotif berprestasi dari Pulau Morotai.
Komandan Lanud Leo Wattimena, Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han., mengatakan pembangunan sirkuit berangkat dari kebutuhan para pecinta olahraga trail yang selama ini belum memiliki sarana pembinaan yang memadai dan terarah.
Menurut dia, keberadaan Grasstrack Jupiter Lanud Leo Wattimena diharapkan menjadi ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan minat dan bakat di cabang olahraga otomotif secara lebih profesional.
“Pembangunan dan pengembangan sirkuit ini bukan semata hasil kerja satu pihak, tetapi buah dari semangat kebersamaan. Komunitas trail turut menyumbangkan tenaga, pikiran, dan kreativitas sehingga fasilitas ini dapat terwujud untuk kepentingan masyarakat Morotai,” ujar Anang.
Semangat gotong royong menjadi fondasi utama pembangunan lintasan tersebut. Keterlibatan aktif komunitas trail menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga yang memadukan adrenalin, keterampilan, dan sportivitas itu.
Anang berharap kehadiran sirkuit tersebut dapat membuka jalan lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Morotai di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kami ingin menghadirkan semangat baru bagi generasi muda Morotai yang memiliki keberanian, daya juang, dan semangat berkompetisi dalam olahraga trail,” katanya.
Saat ini lintasan Grasstrack Jupiter Lanud Leo Wattimena memiliki panjang sekitar 800 meter. Meski telah layak digunakan untuk pembinaan dan berbagai kegiatan komunitas, pengelola masih menargetkan pengembangan lintasan agar memenuhi standar nasional yang mensyaratkan panjang minimal satu kilometer.
Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting untuk melanjutkan pembangunan berbagai fasilitas penunjang, termasuk podium, area pendukung kompetisi, serta infrastruktur lainnya yang dibutuhkan untuk menggelar kejuaraan dalam skala lebih besar.
Keberadaan sirkuit ini juga membuka peluang baru bagi Morotai untuk menjadi tuan rumah berbagai event otomotif regional maupun nasional. Selain mendorong pembinaan atlet, kegiatan tersebut berpotensi menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.
Dengan diresmikannya Grasstrack Jupiter Lanud Leo Wattimena, Morotai kini memiliki fondasi baru dalam pengembangan olahraga otomotif. Dari lintasan yang dibangun melalui semangat kebersamaan itu, harapan besar disematkan agar kelak lahir pebalap-pebalap muda yang mampu membawa nama daerah hingga ke podium nasional. *
