Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

TPID Tikep: Inflasi Masih Terkendali Meski Harga Cabai Naik

Monday, 25 May 2026 | 19:16 WIB Last Updated 2026-05-25T10:18:12Z

Rapat pengendalian inflansi daerah



Sinarmalut.com,
Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) memastikan kondisi inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah masih relatif terkendali. Meski terjadi kenaikan harga cabai di pasaran, sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat disebut masih stabil.



Hal itu disampaikan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tidore Kepulauan, Taher Husain, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (25/5/2026).



Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, pemerintah pusat menyoroti komoditas cabai rawit dan cabai merah sebagai penyumbang utama inflasi di sejumlah daerah menjelang Idul Adha.



Menurut Taher, gejolak harga di Kota Tidore Kepulauan saat ini memang terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai di Pasar Sarimalaha disebut telah mencapai Rp 80.000 per kilogram.



“Untuk harga di Pasar Sarimalaha Kota Tidore Kepulauan, gejolak kenaikan di cabai hari ini mungkin sudah kisaran Rp 80.000 per kilogram. Untuk komoditas lain masih stabil,” kata Taher.



Ia menjelaskan, harga daging ayam dan daging sapi masih berada dalam kondisi normal. Bahkan harga telur mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya.



Di sisi lain, Taher mengungkapkan stok minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di wilayah Maluku Utara saat ini untuk sementara kosong. Kondisi tersebut dipicu belum masuknya pasokan ke mitra Bulog akibat proses distribusi yang masih berlangsung.



“Untuk Maluku Utara rata-rata Minyakita kosong. Mitra-mitra Bulog sementara ini belum ada stok karena masih dalam proses distribusi,” ujarnya.



Meski terdapat kenaikan harga cabai dan keterbatasan stok minyak goreng, Pemkot Tidore menilai kondisi inflasi daerah masih cukup terkendali. Hal itu tercermin dari Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Tidore Kepulauan pada Mei 2026 yang masih berada di posisi deflasi sebesar 1,74 persen.



Menurut Taher, kondisi tersebut menunjukkan rata-rata harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang H-2 Idul Adha masih relatif stabil dibanding momentum Idul Fitri lalu.



“Secara keseluruhan harga komoditas masih stabil kecuali cabai. Tetapi kenaikannya tidak seperti saat Idul Fitri yang sempat berada di posisi Rp 100.000 per kilogram,” katanya.



Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok di pasar. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan serta daya beli masyarakat menjelang perayaan Idul Adha. *

  • TPID Tikep: Inflasi Masih Terkendali Meski Harga Cabai Naik
  • 0

Terkini