Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Distribusi MBG di Tikep Dievaluasi, SPPG Terlambat Bakal Ditegur

Tuesday, 4 August 2026 | 19:11 WIB Last Updated 2026-08-05T10:47:06Z

style="text-align: center;">
Koordinator MBG Kota Tidore Kepulauan, Aprillia Chairunnisah

Sinarmalut.com,
Tidore - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menjadi perhatian setelah ditemukan keterlambatan distribusi makanan ke sejumlah sekolah. 


Koordinator MBG Kota Tidore Kepulauan, Aprillia Chairunnisah, menegaskan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak mengirimkan makanan sesuai jadwal akan mendapat teguran.


Penegasan itu disampaikan Aprillia menyusul adanya temuan di lapangan bahwa sebagian makanan baru tiba di sekolah sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIT, atau melewati waktu distribusi yang telah ditetapkan.


Menurut Aprillia, makanan seharusnya sudah didistribusikan ke sekolah paling lambat pukul 10.00 WIT agar dapat segera dikonsumsi oleh para siswa sesuai jadwal kegiatan belajar.


"Kalau jam antar harusnya sesuai, diantar jam 10.00 WIT, tapi mungkin ada kendala di dapur sehingga ada yang mengantar jam 11.00 dan 12.00 WIT. Nanti saya tegur jika kedapatan seperti itu. Tetapi tidak bisa diprediksi juga, ada kendala yang terjadi di dapur atau di lapangan sewaktu-waktu," kata Aprillia saat diwawancarai melalui WhatsApp, Selasa (4/8/2026).


Ia mengakui keterlambatan distribusi dapat dipengaruhi berbagai faktor, baik pada proses penyiapan makanan di dapur maupun hambatan teknis selama pengiriman. Meski demikian, evaluasi tetap akan dilakukan untuk memastikan standar pelayanan kepada penerima manfaat tetap terjaga.


Selain menyoroti ketepatan waktu distribusi, Aprillia juga memastikan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tidore Kepulauan telah didukung tenaga ahli gizi.


Saat dikonfirmasi mengenai ketersediaan tenaga gizi di seluruh SPPG, ia menegaskan seluruh unit telah memenuhi ketentuan tersebut. "Semua SPPG ada ahli gizi," ujarnya.


Keberadaan tenaga ahli gizi dinilai menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis karena bertugas memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi, keamanan pangan, serta kebutuhan nutrisi peserta didik.


Pemerintah berharap evaluasi terhadap ketepatan distribusi dan pengawasan kualitas makanan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program MBG di Kota Tidore Kepulauan, sehingga manfaat program dapat diterima siswa secara tepat waktu dan sesuai standar yang telah ditetapkan. *

  • Distribusi MBG di Tikep Dievaluasi, SPPG Terlambat Bakal Ditegur
  • 0

Terkini