Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Di Morotai, Pangdam Pattimura Dody Triwinarto Ingatkan Prajurit Soal Disiplin dan Inovasi

Sunday, 31 May 2026 | 20:23 WIB Last Updated 2026-05-31T11:23:48Z


Sinarmalut.com,
Morotai - Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., menekankan pentingnya profesionalisme, kecerdasan, dan disiplin prajurit saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Minggu (31/5/2026).


Kunjungan kerja Pangdam dipusatkan di Markas Yonif TP 822/Satria Magawe, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan. Sebelumnya, Dody tiba di Pulau Morotai menggunakan pesawat angkut taktis Casa A-9144 tipe IPTN NC-212-200 Aviocar milik TNI Angkatan Darat.


Agenda kunjungan tersebut merupakan rangkaian peninjauan ke Kodim 1514/Morotai dan Yonif TP 822/Satria Wirotomo. Selain pembinaan satuan, kunjungan itu juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan.


Pangdam di dampingi Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Aster Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Aris Prasetyo, Danpomdam XV/Pattimura Kolonel Cpm M. Choirun, serta Letkol Arh Masykur Akmal yang pernah menjabat sebagai Dandim 1514/Morotai.


Kedatangan Pangdam di Markas Yonif TP 822/Satria Magawe disambut dengan tarian adat Morotai dan yel-yel "Satria Magawe Jaya" yang diteriakkan para prajurit. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pengarahan kepada personel satuan.


Dalam arahannya, Dody menegaskan bahwa prajurit TNI tidak cukup hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga harus mampu berpikir cerdas dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan.


"Menjadi petarung jangan seperti petarung yang tidak menggunakan otak dalam bertindak, melainkan harus memakai otak dan berani memiliki nyali. Pantang menyerah, tidak ada kalimat gagal, yang ada keberhasilan yang tertunda," kata Dody di hadapan prajurit.


Ia kemudian menjelaskan konsep PRIMA yang menjadi pedoman bagi setiap prajurit. Menurut dia, huruf P berarti Profesional, yakni melaksanakan setiap perintah pimpinan dan tugas negara secara tuntas.


Adapun huruf R berarti Responsif, yaitu memiliki kepedulian, tanggap terhadap situasi, cepat bertindak, serta tidak bersikap apatis terhadap lingkungan sekitar.


Sementara itu, huruf I bermakna Inovatif. Prajurit dituntut mampu beradaptasi dan terus berinovasi agar dapat memberikan manfaat dimanapun bertugas.


Sedangkan MA merupakan singkatan dari Modern. Dalam aspek ini, prajurit diminta melek teknologi dan mampu menggunakan media sosial secara bijak di tengah perkembangan era digital.


Pada bagian akhir arahannya, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum maupun pelanggaran disiplin yang dapat merugikan institusi TNI.


"Bagi prajurit petarung, jangan asal bertindak, karena saya tidak memiliki waktu untuk para oknum yang membuat pelanggaran. Jangan lupa bersyukur sampai kita lupa cara mengeluh," ujarnya dengan nada tegas.


Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan personel sekaligus penguatan kesiapan satuan TNI di wilayah terluar Indonesia. Selain itu, kehadiran Pangdam XV/Pattimura di Morotai juga diharapkan memperkuat koordinasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung keamanan, pertahanan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. *

  • Di Morotai, Pangdam Pattimura Dody Triwinarto Ingatkan Prajurit Soal Disiplin dan Inovasi
  • 0

Terkini