Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Pemkot Tikep dan Wagub Malut Apresiasi Dabus Akbar 2026, Perkuat Nilai Agama dan Kebersamaan

Sunday, 19 April 2026 | 21:15 WIB Last Updated 2026-04-19T12:15:35Z


Sinarmalut.com,
Tidore - Lantunan dzikir menggema di Gedung Serba Guna Kelurahan Topo, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (18/4/2026) malam. Dalam suasana khidmat, ratusan jamaah larut dalam doa pada gelaran Dabus Akbar ke-5 yang diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Al-Awwaliyah.


Kegiatan keagamaan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga ruang memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, dan persatuan di tengah masyarakat.


Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rudi Ipaenin, yang mewakili Wali Kota, menilai Dabus Akbar membawa keberkahan melalui dzikir dan doa yang dipanjatkan bersama.


“Kami meyakini bahwa Dabus Akbar yang kelima ini akan terus menjadi kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Rudi dalam sambutannya.


Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengikat ukhuwah di tengah masyarakat yang beragam, sekaligus mendorong semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.


Lebih jauh, Rudi menekankan bahwa Dabus Akbar merupakan bagian dari napak tilas perjalanan dakwah Majelis Dzikir Al-Awwaliyah di Kelurahan Topo. Karena itu, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan sarat nilai sejarah dan refleksi.


Menurut dia, napak tilas tersebut menjadi momentum untuk meneladani perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan syiar Islam dengan penuh keikhlasan dan keteguhan iman.


“Semangat inilah yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” katanya.


Dalam konteks yang lebih luas, Rudi juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai cerminan jati diri bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemangku kepentingan daerah, untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama.


Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menilai kegiatan Dabus Akbar sebagai indikator penting dalam penguatan nilai-nilai agama yang berkembang secara dinamis dalam kehidupan masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, kami mengapresiasi penguatan nilai agama dan budaya dalam kegiatan ini,” ujar Sarbin.


Ia menekankan bahwa pengamalan nilai agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, sekaligus menjadi fondasi dalam pembangunan sosial dan nasional.


Menurut Sarbin, kegiatan seperti Dabus Akbar juga menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara agama dan budaya. Dalam perkembangannya, relasi harmonis antara keduanya telah melahirkan peradaban yang saling menguatkan.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan hubungan antara ajaran agama dan kearifan lokal sebagai titik tumbuh bersama,” katanya.


Kegiatan Dabus Akbar ke-5 ini ditutup dengan ratib dabus yang dipimpin para anggota majelis dzikir, diikuti tokoh agama dan masyarakat setempat. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, doa-doa dipanjatkan, menjadi penanda bahwa tradisi, spiritualitas, dan kebersamaan tetap hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Tidore. *

  • Pemkot Tikep dan Wagub Malut Apresiasi Dabus Akbar 2026, Perkuat Nilai Agama dan Kebersamaan
  • 0

Terkini