Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Dibangun Puluhan Miliar, Begini Kondisi Terbaru RSUD Ir Soekarno di Morotai

Monday, 1 December 2025 | 12:54 WIB Last Updated 2025-12-01T03:54:04Z


Sinarmalut.com,
Morotai - Tiga tahun setelah dibangun, kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kian memprihatinkan. Fasilitas kesehatan yang mulai dibangun pada 2020 dengan anggaran APBD sebesar Rp 34 miliar itu kini dilaporkan mengalami sejumlah kerusakan serius.


RSUD Ir Soekarno dibangun pada 2020 dan melakukan soft opening pada 2022 di masa pemerintahan almarhum Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma. Pembangunan rumah sakit tersebut mencakup beberapa gedung, di antaranya gedung rawat jalan senilai Rp 7,9 miliar, gedung rawat inap kelas I–III sebesar Rp 16,5 miliar, gedung radiologi Rp 4,3 miliar, serta gedung Unit Transfusi Darah (UTDRS) senilai Rp 4 miliar.


Meski menelan anggaran besar, kondisi fisik bangunan justru memprihatinkan. Pantauan di lapangan menunjukkan bangunan dua lantai itu mengalami kebocoran atap, dua unit lift sudah tidak berfungsi hampir tiga tahun, dan ruang operasi yang dibangun justru belum pernah digunakan karena fasilitasnya rusak.


Direktur RSUD Ir Soekarno, dr. Christie Mamarimbing, mengakui adanya sejumlah temuan terkait penggunaan anggaran, mulai dari pengadaan obat-obatan hingga permasalahan lift dan ruang operasi yang tak kunjung berfungsi. “Pas ada pemeriksaan obat, terus terkait penganggaran rusun termasuk lift. Jadi itu diminta semua mulai dari 2021 sampai 2025 terkait penggunaan anggaran dan lain-lain,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).


Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) menunjukkan bahwa lift RSUD Ir Soekarno sudah tidak berfungsi selama dua hingga tiga tahun.

Ditanya mengenai penyebab kerusakan lift yang bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki, Christie menyebut hal tersebut sudah terjadi sebelum ia menjabat sebagai direktur.


“Saya kurang tahu lagi, karena saya baru menjabat jadi dirut. Saya juga tidak tahu berapa anggaran lift,” katanya.


Selain lift, ruang operasi rumah sakit hingga kini belum difungsikan dan kegiatan operasional masih menggunakan bangunan lama. Bangunan baru itu bahkan sudah mengalami kerusakan meski belum pernah digunakan.


“Mulai dibangun sampai sekarang belum difungsikan, mungkin pengerjaan belum 100 persen karena listriknya juga belum fungsi. Terakhir ini ada perbaikan juga karena atap dan plafon bocor sehingga basah di dalam, karena rembesan air terus aliran listrik juga belum terhubung ke genset,” jelasnya.


Saat ini, sejumlah titik bangunan yang mengalami kebocoran tengah dalam proses perbaikan.


“Jadi sekarang ada pengerjaan on process di beberapa titik bangunan RSUD Ir yang mengalami kebocoran di bagian atap,” tutup Christie. *

  • Dibangun Puluhan Miliar, Begini Kondisi Terbaru RSUD Ir Soekarno di Morotai
  • 0

Terkini