Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Morotai, Kecamatan Morotai Selatan. Delegasi Jepang dipimpin Ketua Tim JARRWC, Okamoto Masahiro, bersama perwakilan Kedutaan Besar Jepang dan sejumlah anggota tim.
Sekretaris Daerah (Sekda) Morotai, Muhammad Umar Ali, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan Pemkab Morotai mendukung misi kemanusiaan JARRWC dalam mencari dan memulangkan sisa-sisa jenazah prajurit Jepang yang gugur pada Perang Dunia II.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah daerah, kami akan memberikan informasi yang dibutuhkan. Intinya, kami mendukung niat baik ini. Apa saja yang kami ketahui tentang peninggalan Jepang di Morotai akan kami informasikan,” ujar Umar Ali.
Menurutnya, Morotai memiliki sejarah panjang dengan Jepang. Pulau tersebut pernah menjadi salah satu wilayah pendudukan Jepang pada masa Perang Dunia II. Salah satu kisah yang hingga kini dikenang adalah keberadaan prajurit Jepang Teruo Nakamura yang bertahan di hutan Morotai hingga setelah Indonesia merdeka.
Umar mengatakan, Pemkab Morotai telah mengabadikan kisah tersebut melalui patung Nakamura dan penamaan Desa Nakamura yang berada di lokasi bekas tempat tinggalnya.
Ia berharap kerja sama Indonesia-Jepang tidak hanya berfokus pada pemulangan kerangka prajurit, tetapi juga dapat berkembang ke bidang kebudayaan dan sektor lainnya.
Sementara itu, Okamoto Masahiro menjelaskan, JARRWC merupakan organisasi resmi yang ditunjuk pemerintah Jepang untuk mencari, mengidentifikasi, dan memulangkan sisa-sisa jenazah prajurit Jepang yang gugur dalam Perang Dunia II.
“ Misi kami melakukan peninjauan lapangan, survei, dan penggalian di berbagai wilayah bekas medan perang, termasuk di sejumlah wilayah Indonesia seperti Papua, Papua Barat, dan Pulau Morotai,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerangka yang ditemukan akan diambil sampelnya untuk proses identifikasi dan tes DNA. Jika berhasil diidentifikasi, jenazah akan dipulangkan ke Jepang untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan secara layak.
Untuk mendukung kelancaran misi tersebut, Okamoto meminta dukungan, koordinasi, dan fasilitasi dari Pemkab Morotai. Hasil survei dan proses identifikasi nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah. *
