Sinarmalut.com, Morotai — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menargetkan sebanyak 25.600 pengunjung dalam pelaksanaan Morotai Festival (Morofest) 2026. Festival yang masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) tersebut akan menghadirkan 17 atraksi dan perlombaan yang terbuka bagi masyarakat lokal, peserta nasional hingga wisatawan mancanegara.
Ketua Panitia Morotai Festival 2026, Muhammad Umar Ali, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Morotai sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
Hal itu disampaikan Umar Ali yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, di sela-sela koordinasi dengan Kementerian Pariwisata terkait persiapan pelaksanaan Morofest 2026.
“Untuk atraksi dan lomba, Bupati meminta agar terbuka untuk umum. Siapa saja bisa ikut terlibat, baik masyarakat lokal, peserta nasional maupun wisatawan mancanegara. Sebab, target kita adalah bagaimana pengunjung semakin banyak,” ujar Umar Ali.
Morotai Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 dengan mengangkat Kelapa Bido sebagai salah satu potensi unggulan daerah. Festival ini akan memadukan atraksi budaya, wisata bahari, sejarah, serta ekonomi kreatif.
Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain parade budaya, jalan sehat dan Zumba, Morotai Expo Ekonomi Kreatif dengan stan khusus Kelapa Bido, lomba tarian tradisional, Morotai Fun Run 5 kilometer, serta Fun Dive yang meliputi freedive dan scuba dive.
Panitia juga menyiapkan lomba mewarnai tingkat TK/PAUD dan SD, lomba kuliner tradisional, lomba musik Morotai Karaoke atau Musik Yanger, Fishing Tuna Morotai, lomba foto bawah air, serta lomba literasi menulis cerpen bertema Kelapa Bido.
Rangkaian kegiatan lainnya meliputi lomba kreasi olahan ikan tuna, turnamen Mobile Legends dan Free Fire, lomba film pendek dan fotografi, serta lomba konten kreator melalui TikTok Challenge.
Umar Ali berharap keterbukaan peserta dari berbagai kalangan dapat memperluas promosi pariwisata Morotai sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Festival ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Morotai kepada pengunjung nusantara maupun mancanegara. Kita berharap semakin banyak orang datang dan ikut meramaikan Morotai Festival,” pungkasnya. *
