Sinarmalut.com, Morotai - Kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) atau biasa dikenal Kepala Sekolah, SMP Negeri 15 Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Ben Oni Wairo.
Ben menilai, langkah Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, dalam memperkuat pembinaan generasi muda patut diapresiasi. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan komitmen bersama.
Apresiasi tersebut disampaikan Ben dalam sambutannya usai dilantik sebagai Ketua Mabigus SMP Negeri 15 oleh Ketua Kwarcab Pulau Morotai, bersama Ketua Mabigus SMA Muhammadiyah 4 Pulau Morotai, Linia Tira Lediya Reka, pada Sabtu 12 September 2026.
Dalam sambutannya, Ben menilai Muhammad Umar Ali merupakan sosok yang memiliki kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda. Hal itu dinilai semakin patut diapresiasi karena Umar Ali tetap memberikan perhatian terhadap Gerakan Pramuka di tengah kesibukannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai.
“Ketua adalah calon pemimpin masa depan yang harus kita apresiasi, karena memiliki rasa kepedulian untuk membentuk karakter anak bangsa melalui Gerakan Pramuka,” kata Ben.
Ia menegaskan, pembinaan generasi muda tidak semestinya hanya dilakukan ketika terdapat program atau kepentingan tertentu. Menurutnya, proses pembentukan karakter membutuhkan ketulusan, konsistensi dan komitmen yang berkelanjutan.
“Ketulusan membentuk anak bangsa itu tidak hanya harus menunggu TPP, tetapi harus ikhlas dan tulus membentuk karakter anak-anak bangsa,” ujarnya.
Ben juga mengingatkan bahwa kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan bagi generasi muda Morotai Jaya untuk tertinggal dalam pola pikir maupun pengembangan potensi diri.
Ia berharap generasi muda di wilayah tersebut tetap mampu berpikir maju, terbuka terhadap perkembangan zaman dan memiliki semangat untuk terus belajar serta mengembangkan diri.
“Morotai Jaya boleh terbelakang, tetapi cara berpikir tidak boleh terbelakang. Kita bisa jauh dari pusat kota, tapi pikiran kita harus tetap terdepan,” tegasnya.
Menurut Ben, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan.
Karena itu, ia berharap sinergi antara Kwarcab, Mabigus, sekolah, pembina serta seluruh pihak terkait dapat terus diperkuat agar pembinaan kepramukaan di Kabupaten Pulau Morotai semakin maju dan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter serta siap menjadi pemimpin masa depan. *
