Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Ahmad Laiman Ajak Siswa SMAN 1 Tidore Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Thursday, 10 September 2026 | 19:17 WIB Last Updated 2026-09-10T12:47:45Z


Sinarmalut.com ,
Tidore - Sebanyak 50 siswa-siswi SMA Negeri 1 Tidore Kepulauan mendapat kesempatan untuk melihat lebih dekat dunia kepemimpinan dan pemerintahan melalui program “Kunjungan Tokoh”.


Para siswa diterima Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman didampingi Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (10/9/2026).


Kunjungan yang digagas Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Tidore itu berlangsung dalam suasana hangat. Para siswa tidak hanya mendengarkan pengalaman pejabat daerah, tetapi juga berdiskusi mengenai kepemimpinan, organisasi, pemerintahan, hingga persiapan menghadapi masa depan.


Ahmad Laiman mengapresiasi inisiatif pihak sekolah yang mempertemukan siswa dengan tokoh pemerintahan. Menurut dia, pengalaman belajar tidak hanya diperoleh di dalam ruang kelas.


Pertemuan langsung dengan tokoh yang memiliki pengalaman dalam perjalanan karier, kata dia, dapat membantu siswa memperluas wawasan sekaligus melihat berbagai kemungkinan yang dapat mereka tempuh di masa depan.


Dalam kesempatan tersebut, Ahmad menyampaikan tiga hal sederhana yang menurutnya penting dijadikan bekal oleh para siswa dalam menjalani kehidupan. “Pertama, berbakti kepada kedua orang tua. Kedua, hormati guru. Dan ketiga, pandai berinteraksi dengan sesama,” tegas Ahmad.


Pesan tersebut disampaikan Ahmad sebagai fondasi yang perlu dimiliki generasi muda, tidak hanya untuk meraih keberhasilan dalam pendidikan, tetapi juga ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat.


Ia juga mengajak para siswa memahami pentingnya organisasi. Menurut Ahmad, organisasi merupakan wadah bagi sekelompok orang untuk bekerja sama secara rasional, sistematis, dan terstruktur dalam mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.


Bagi siswa, pengalaman berorganisasi dinilai dapat menjadi ruang untuk belajar bertanggung jawab, bekerja sama, berkomunikasi, sekaligus memahami bagaimana mengambil keputusan bersama.


Untuk membangkitkan semangat para siswa, Ahmad turut menceritakan kisah Thomas Alva Edison dan peran ibunya dalam memberikan dukungan kepada anak.


Kisah surat dari sekolah yang dikaitkan dengan Edison tersebut memang kerap beredar sebagai cerita inspiratif atau anekdot. Namun, Ahmad menggunakannya sebagai ilustrasi mengenai pentingnya dukungan, tekad, dan konsistensi dalam mencapai sesuatu.


Ia berharap para siswa tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan atau tantangan dalam mengejar cita-cita.


Menurut Ahmad, setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang dan mencapai prestasi di bidangnya masing-masing selama mau belajar dan terus berusaha. “Melalui kunjungan ini, saya berharap para siswa dapat mengambil inspirasi dan semangat untuk terus belajar, berorganisasi, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan guru SMAN 1 Tidore, Mansur Barakati, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Tidore Kepulauan yang telah menerima kunjungan para siswa.


Mansur menjelaskan, “Kunjungan Tokoh” merupakan program rutin OSIS SMAN 1 Tidore yang bertujuan mempertemukan siswa dengan tokoh-tokoh yang memiliki perjalanan karier dan pengalaman yang dapat menjadi bahan pembelajaran.


Program tersebut sebelumnya pernah dilakukan pada 2023 dengan mengunjungi DPRD Kota Tidore Kepulauan. Namun, pada 2024 dan 2025, kegiatan tersebut belum dapat dilaksanakan karena sejumlah kendala.


“Kunjungan ini merupakan program yang dilakukan OSIS SMA N 1 Tidore setiap tahun berjalan. Pada Tahun 2023 OSIS juga mengunjungi DPRD Kota Tikep, sedangkan pada tahun 2024 dan 2025 OSIS mengalami kendala sehingga belum bisa melakukan kunjungan,” jelas Mansur.


Menurut dia, pertemuan dengan tokoh bukan sekadar kegiatan seremonial. Para siswa diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai perjalanan hidup dan karier yang mungkin mereka tempuh setelah menyelesaikan pendidikan.


“Kami percaya bahwa secara konsep siswa-siswi bisa belajar dari pengalaman para tokoh sehingga bisa mendapatkan gambaran untuk perjalanan hidup ke depan,” ujarnya.


Pertemuan kemudian berlanjut dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa bergantian mengajukan pertanyaan kepada Ahmad Laiman.


Pertanyaan mereka beragam, mulai dari cara menjadi pemimpin, tantangan yang dihadapi dalam menjalankan pemerintahan, hingga motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi daerah.


Menurut para siswa, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat bahwa perjalanan menuju masa depan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh sikap, pengalaman berorganisasi, kemampuan berinteraksi, serta kemauan untuk terus belajar.


Dari ruang rapat pemerintahan itu, mereka membawa pulang pesan sederhana: masa depan sebagai pemimpin tidak perlu ditunggu, tetapi dapat mulai dipersiapkan sejak bangku sekolah. *



  • Ahmad Laiman Ajak Siswa SMAN 1 Tidore Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan
  • 0

Terkini