Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan Beranda

Wisuda di Usia Senja, Wali Kota Tidore: Lansia Tetap Harus Punya Ruang untuk Belajar

Wednesday, 23 September 2026 | 19:06 WIB Last Updated 2026-09-23T10:39:16Z


Sinarmalut.com,
 Tidore - Usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Semangat itu tergambar dari 35 warga lanjut usia (lansia) yang resmi diwisuda dari Sekolah Lansia Pelangi Senja, Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.


Para lansia tersebut mengikuti prosesi wisuda di Aula Kie Matubu, BPMP Maluku Utara, Kelurahan Rum, Rabu (23/9/2026).


Wisuda dipimpin Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu, serta Kepala Dinas P2KBP3A Hasby Marsaoly.


Bagi para peserta, Sekolah Lansia Pelangi Senja bukan sekadar tempat belajar. Sekolah tersebut menjadi ruang untuk tetap aktif, bersosialisasi, menjaga kesehatan, dan menjalani masa tua dengan kegiatan yang positif.


Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengapresiasi kolaborasi BKKBN Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Tim Penggerak PKK, dan Dinas P2KBP3A dalam menghadirkan sekolah tersebut.


Menurut Muhammad Sinen, lansia tetap membutuhkan ruang untuk beraktivitas dan mengembangkan diri.


“Jangan menganggap bahwa lansia harus dibiarkan begitu saja, melalui program kolaborasi dari Bkkbn Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Tim Penggerak PKK dan Dinas P2KBP3A Kota Tidore ini patut diapresiasi, sebab jangankan lansia, yang masih muda pun jika tidak diberi ruang maka akan cepat tua. Keberadaan sekolah lansia menjadi upaya mendukung aktivitas positif untuk lansia di masa tua,” ungkapnya.


Muhammad Sinen meminta para camat mengkoordinasikan lurah di wilayah masing-masing untuk mengembangkan kegiatan sekolah lansia.


Ia berharap program tersebut setidaknya dapat dilaksanakan setahun sekali di setiap kecamatan.


Menurut Walikota, aktivitas di sekolah lansia tidak hanya menjadi sarana berkegiatan, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran warga lanjut usia.


“Saya tentunya sangat mendukung adanya Sekolah Lansia di Kota Tidore Kepulauan ini, terima kasih juga atas dukungan luar biasa dari para mitra yang telah mendukung pelaksanaan Wisudah Sekolah Lansia, di tengah pemotongan TKD yang sangat memprihatinkan ini, semangat itu masih ada, untuk Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan, teruslah menjadi garda terdepan dalam mendukung kesehatan masyarakat,” harapnya.


Sekolah Lansia Pelangi Senja sendiri diluncurkan pada Juni 2026. Sebanyak 35 lansia menjadi peserta angkatan tersebut.


Sekolah ini merupakan sekolah lansia kedua di Kota Tidore Kepulauan setelah sebelumnya program serupa dibentuk di Kecamatan Oba Utara.


Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen yang juga Kepala Sekolah Lansia Pelangi Senja mengatakan, sekolah tersebut dibentuk sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia.


Tujuannya agar lansia tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan memiliki kehidupan yang bermartabat.


“Sekolah Lansia Pelangi Senja berlokasi di Kelurahan Gubukusuma Kecamatan Tidore Utara, launching sejak Juni Tahun 2026 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang lansia dan merupakan sekolah lansia kedua di Kota Tidore Kepulauan setelah yang pertama di Kecamatan Oba Utara, didirikan atas Kerjasama Kaper BKKBN Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas P2KBP3A dan Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan,” jelas Rahmawati.


Menurut Rahmawati, pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Sekolah Lansia Pelangi Senja juga menjadi ruang untuk memperkuat aspek sosial, psikologis, spiritual, serta kemandirian para peserta.


Program tersebut juga didukung melalui kolaborasi dengan BUMN, BUMD, dunia usaha, UMKM, dan perbankan.


Rahmawati berharap Sekolah Lansia Pelangi Senja dapat menjadi ruang belajar sepanjang hayat sekaligus tempat mempererat silaturahmi.


Tema yang diusung pun mencerminkan tujuan tersebut, yakni “Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bahagia.”


Prosesi wisuda juga dirangkaikan dengan penyerahan buket kelulusan dan cenderamata kepada para lansia.


Selain itu, diberikan bantuan tongkat dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, bingkisan nutrisi, serta penghargaan Sekolah Lansia Tangguh dari Kemendukbangga dan BKKBN Maluku Utara.


Penghargaan juga diberikan kepada TPA Arum Melati serta sejumlah mitra dari BUMN, BUMD, dunia usaha, UMKM, dan perbankan yang mendukung program tersebut.


Kegiatan itu turut dihadiri Ketua dan anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, jajaran OPD, camat dan lurah, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, serta para mitra program.


Bagi 35 peserta, wisuda tersebut menjadi penanda bahwa ruang untuk belajar dan tetap aktif tidak berhenti ketika seseorang memasuki usia lanjut. *

  • Wisuda di Usia Senja, Wali Kota Tidore: Lansia Tetap Harus Punya Ruang untuk Belajar
  • 0

Terkini