
Foto penumpang wings air
Sinarmalut.com, Morotai - Penerbangan perdana Wings Air rute Morotai–Ternate sekaligus penambahan frekuensi penerbangan menjadi dua kali dalam sepekan mendapat respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pulau Morotai.
Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai yang memberikan subsidi harga tiket juga dinilai mampu memperluas akses transportasi udara sekaligus menjadi stimulus bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di daerah.
Salah seorang penumpang, Iin, mengaku penambahan jadwal penerbangan menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kerap terkendala terbatasnya penerbangan serta tingginya harga tiket pesawat.
"Selama ini masyarakat cukup kesulitan karena jadwal penerbangan terbatas dan harga tiket relatif mahal. Dengan adanya tambahan penerbangan dua kali seminggu serta subsidi tiket dari pemerintah daerah, kami merasa sangat terbantu," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, akses transportasi udara yang semakin mudah akan mempermudah mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, maupun aktivitas ekonomi lainnya.
Apresiasi serupa disampaikan Nos Bungan, warga Desa Daeo Majiko, yang memilih menggunakan penerbangan perdana Wings Air menuju Ternate.
Ia mengaku sebelumnya berencana menempuh perjalanan menggunakan kapal laut. Namun, setelah tersedia jadwal penerbangan, ia memutuskan beralih menggunakan transportasi udara karena lebih cepat dan praktis.
"Sekarang akses keluar daerah semakin mudah. Awalnya saya ingin naik kapal, tetapi karena sudah ada penerbangan Wings Air, saya memilih naik pesawat," katanya.
Nos menilai program subsidi tiket yang diberikan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai merupakan langkah yang tepat karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Tidak hanya masyarakat, kalangan pelaku usaha juga melihat kebijakan tersebut sebagai sinyal positif bagi iklim investasi di Pulau Morotai.
Santi, investor yang bergerak di sektor perhotelan dan restoran, mengatakan penambahan frekuensi penerbangan akan memperkuat konektivitas Morotai dengan daerah lain serta membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan.
"Kami sangat mengapresiasi penambahan penerbangan menjadi dua kali dalam seminggu, ditambah adanya subsidi tiket bagi 50 penumpang pertama. Ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Morotai," ujarnya.
Menurutnya, semakin mudah akses transportasi udara akan menjadi faktor penting dalam menarik investasi sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Pulau Morotai.
Masyarakat dan pelaku usaha berharap penambahan frekuensi penerbangan serta program subsidi tiket dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Selain memperlancar mobilitas warga, kebijakan tersebut dinilai mampu meningkatkan arus wisatawan, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, serta mempercepat pertumbuhan investasi di Pulau Morotai. *