Sinarmalut.com, Morotai - Di bawah langit malam Kota Daruba, suasana halaman Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah pejabat daerah, panitia, hingga kepala desa berkumpul, menyatukan langkah untuk satu tujuan: memastikan Morotai Fun Run 10K 2026 berjalan sukses dan memberi kesan mendalam.
Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, berdiri di tengah forum, menyampaikan pesan yang sederhana namun mendasar, kebersihan dan kolaborasi adalah kunci. Baginya, keberhasilan sebuah event bukan hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi dari bagaimana daerah mampu menyambut tamu dengan wajah terbaiknya.
“Lingkungan yang bersih mencerminkan kesiapan dan keseriusan kita sebagai tuan rumah,” ujarnya saat memimpin rapat persiapan, Senin (30/3/2026).
Penekanan itu bukan tanpa alasan. Morotai Fun Run 10K bukan sekadar agenda olahraga, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi wisata Pulau Morotai ke panggung yang lebih luas. Setiap detail, sekecil apa pun, dinilai memiliki peran dalam membangun kesan positif bagi para pengunjung.
Rio mengingatkan, tanggung jawab menjaga kebersihan tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), panitia, hingga masyarakat untuk terlibat aktif, mulai dari memastikan lingkungan tetap bersih hingga cepat tanggap terhadap persoalan sampah.
Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang solid, termasuk dengan para sponsor. Waktu yang semakin dekat menuntut setiap pihak bergerak cepat dan saling terhubung, agar tidak ada kendala teknis yang mengganggu jalannya kegiatan.
Namun perhatian pemerintah daerah tidak berhenti pada aspek teknis semata. Rio turut menyentuh sektor ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha. Ia mengimbau pemilik hotel agar tidak menaikkan tarif kamar selama kegiatan berlangsung. Bahkan, ia mendorong adanya potongan harga sebagai bentuk keramahan kepada para tamu.
Langkah serupa juga diarahkan pada sektor kuliner. Pemerintah daerah meminta dinas terkait memastikan harga bahan pokok tetap stabil, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati makanan dengan harga yang wajar.
Bagi Rio, kenyamanan peserta adalah bagian dari pengalaman yang akan mereka bawa pulang. Pengalaman itulah yang kelak menjadi cerita, memperluas promosi Morotai secara alami dari mulut ke mulut.
Di tengah persiapan yang terus dimatangkan, ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang terbuka. Setiap panitia diharapkan mencantumkan nomor kontak pada kartu identitas, agar peserta mudah mendapatkan informasi atau bantuan saat dibutuhkan.
Menutup arahannya, Rio kembali menegaskan bahwa keberhasilan Morotai Fun Run 10K 2026 bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kebersamaan. Ia berharap, melalui sinergi yang terbangun, Morotai tidak hanya sukses sebagai penyelenggara event, tetapi juga semakin kokoh sebagai destinasi wisata unggulan di Maluku Utara.
Di balik derap langkah para pelari nanti, ada kerja sunyi banyak pihak yang memastikan setiap sudut Morotai siap menyambut, bersih, ramah, dan penuh semangat kolaborasi. *
